Sabtu, 10 November 2018

keasaman dan kebasaan senyawa organik


Konsep Asam-Basa Lewis
Menurut teori ini, asam didefinisikan sebagai suatu zat yang dapat menerima pasangan elektron dan basa adalah suatu zat yang dapat memberikan pasangan elektron. Konsep ini bersifat lebih umum dan mencakup lebih luas senyawa. Salah satunya adalah reaksi asam-basa berikut.



Di dalam teori orbital molekul, trimetilamin mempunyai satu pasangan elektron bebas pada nitrogen, dan boron triklorida mempunyai obital kosong pada boron. Orbital kosong pada boron akan diisi pasangan elektron dari nitrogen.
Pada dasarnya, konsep Lewis jauh lebih baik digunakan untuk membedakan antara asam dan basa tetapi masih mempunyai beberapa kelemahan. Pertama yang paling serius adalah asam protonik kuat seperti asam hidroklorida, asam  sulfat, asam nitart, dan lain-lain tidak masuk dalam kelompok asam. Kedua adalah sulit untuk menandai skala kekuatan asam-basa berdasarkan definisi ini. Pada sisi lain, konsep Bronsted akan menjadi terbatas jika sistem pelarut dipertimbangkan secara luas.
Asam Organik
Asam organik dicirikan oleh adanya atom hidrogen yang terpolarisasi positif. Terdapat dua macam asam organik, yang pertama adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada  metil alkohol dan asam asetat. Kedua, adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton. Metil alkohol mengandung ikatan O-H dan karenanya bersifat asam lemah, asam asetat juga memiliki ikatan O-H yang bersifat asam lebih kuat. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan dari atom oksigen.

Keasaman dari suatu senyawa organik ditentukan oleh nilai pKa dari senyawa tersebut. Semakin kecil nilai pKa dalam senyawa organik, sehingga semakin tinggi tingkat keasamannya.

Asam organik banyak digunakan dalam industri makanan, industri kimia dan industri farmasi. Asam organik digunakan sebagai bahan pengasaman, bahan aditif antimikroba, pengembang rasa dalam bir dan wiski  juga sebagai bahan pengawet. Sejumlah kecil asam organik terdapat dalam tanaman sebagai senyawa antara dalam metabolisme. Beberapa contoh asam organik yang ditemukan dalam makanan adalah asam malat, asam laktat, asam fumarat, asam piroglutamat, asam oksalat, asam askorbat, asam sitrat dan asam tartrat.
Basa Organik
Basa organik dicirikan dengan adanya atom dengan pasangan elektron bebas yang dapat mengikat proton. Senyawa-senyawa yang mengandung atom nitrogen adalah salah satu contoh basa organik, tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Perlu dicatat bahwa senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya. Misalnya aseton dan metil alkohol dapat bertindak sebagai asam ketika menyumbangkan proton, tetapi sebagai basa ketika atom oksigennya menerima proton.


PERTANYAAN
1. Jelaskan reaksi dibawah ini 


2. Apakah hanya senyawa yang mengandung nitrogen  saja dapat tergolong sebagai basa, jelaskan!

REFERENSI
Firdaus. 2013. Modul Pembelajaran Matakuliah Kimia Organik Fisik II. Makassar : Universitas Hasanuddin Press.
Sitorus, L., J. Pontoh dan V. Kamu. 2015. “ Analisis Beberapa Asam Organik dengan Metode High Performance Liquid Chromatography(HPLC) Grace Smart Rp18 5µ”. Jurnal MIPA Unsrat Online. Vol 4(2):148-152.

47 komentar:

  1. Materi yang sangat menarik
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  2. Hai kak, saya akan mencoba menjawab
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  3. Isi kontn yang bermanfaat, utk jawaban dari permasalahannya:
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  4. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  5. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  6. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  7. Isi kontennya sangat bermanfaat untuk jawaban dari permasalahannya:
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
    Terimakasih

    BalasHapus
  8. Materi yang menarik
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  9. Hallo ria. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan nyaa.
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.

    BalasHapus
  10. Halo ria, aku akan mencoba menjawab.
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  11. Terima kasih Ria
    Sejauh yang saya ketahui

    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  12. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  13. halo riaaa, menurut saya
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya

    BalasHapus
  14. Hai ria

    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.

    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  15. Hai Ria
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  16. Hai kak terima kasih atas materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  17. Terima kasih atas materinya
    Menurut saya:
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  18. Makasih teng
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  19. Malam kak ria..terima kasih buat materinya,jihan mau coba jawab ya
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  20. Hai kak riaa, terimakasih atas ilmunya kak, saya akan mencoba jawab pertanyaan kk
    Menurut saya jawabannya yaitu:
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  21. Hai ria terimakasih atas materinya menurut saya jawaban nomor
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya

    BalasHapus
  22. Terimakasih kak ria atas ilmu yang telah kakak bagi,baiklah saya akan mencoba jawab pertanyaan kakak
    Menurut saya jawabannya yaitu:
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  23. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.

    BalasHapus
  24. halo riaaa, menurut saya
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya

    BalasHapus
  25. Makasih kak atas pembelajarannya. Aku akan coba jawab soal yang ada diatas
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.

    BalasHapus
  26. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  27. Hai ria, jawaban untuk no 2:
    Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    Terimakasih semoga membantu.

    BalasHapus

  28. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  29. Materi yang menarik Ria
    Untuk pertanyaan pertama, menurut saya pada reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.

    BalasHapus
  30. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  31. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.

    BalasHapus
  32. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  33. Teri.akasih materinyaa..
    saya akan menjawab pertanyaan kedua..

    Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  34. Mau coba jawab ya ria :) 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  35. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  36. Hai riaa
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  37. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  38. Materi yang sangat menarik
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  39. Haii Rayahhh
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
    Balas

    BalasHapus
  40. Hai kutengg
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  41. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  42. terimakasih grace atas materinya
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  43. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  44. Terimakasih, informasi yg sangat bermanfaat
    1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  45. Materinya sangat bermanfaat
    1.1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.

    BalasHapus
  46. 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
    2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.

    BalasHapus
  47. MGM Resorts Casino - Mapyro
    Find MGM Resorts Casino (Mapyro) location 충청남도 출장안마 in Maricopa, AZ 익산 출장안마 and 공주 출장마사지 1009 other localities. Find reviews and 서산 출장마사지 information for AAA/AARP members, 김천 출장샵 seniors,

    BalasHapus

© Ria's Blog | Blogger Template by Enny Law