Konsep Asam-Basa Lewis
Menurut teori
ini, asam didefinisikan sebagai suatu zat yang dapat menerima pasangan elektron
dan basa adalah suatu zat yang dapat memberikan pasangan elektron. Konsep ini
bersifat lebih umum dan mencakup lebih luas senyawa. Salah satunya adalah
reaksi asam-basa berikut.
Di dalam
teori orbital molekul, trimetilamin mempunyai satu pasangan elektron bebas pada
nitrogen, dan boron triklorida mempunyai obital kosong pada boron. Orbital
kosong pada boron akan diisi pasangan elektron dari nitrogen.
Pada
dasarnya, konsep Lewis jauh lebih baik digunakan untuk membedakan antara asam
dan basa tetapi masih mempunyai beberapa kelemahan. Pertama yang paling serius
adalah asam protonik kuat seperti asam hidroklorida, asam sulfat, asam nitart, dan lain-lain tidak
masuk dalam kelompok asam. Kedua adalah sulit untuk menandai skala kekuatan
asam-basa berdasarkan definisi ini. Pada sisi lain, konsep Bronsted akan
menjadi terbatas jika sistem pelarut dipertimbangkan secara luas.
Asam Organik
Asam
organik dicirikan oleh adanya atom hidrogen yang terpolarisasi positif.
Terdapat dua macam asam organik, yang pertama adanya atom hidrogen yang terikat
dengan atom oksigen, seperti pada metil
alkohol dan asam asetat. Kedua, adanya atom hidrogen yang terikat pada atom
karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil
(C=O), seperti pada aseton. Metil alkohol mengandung ikatan O-H dan karenanya
bersifat asam lemah, asam asetat juga memiliki ikatan O-H yang bersifat asam
lebih kuat. Asam asetat bersifat asam yang lebih kuat dari metil alkohol karena
basa konjugat yang terbentuk dapat distabilkan melalui resonansi, sedangkan
basa konjugat dari metil alkohol hanya distabilkan oleh keelektronegativitasan
dari atom oksigen.
Keasaman
dari suatu senyawa organik ditentukan oleh nilai pKa dari senyawa tersebut.
Semakin kecil nilai pKa dalam senyawa organik, sehingga semakin tinggi tingkat
keasamannya.
Asam
organik banyak digunakan dalam industri makanan, industri kimia dan industri
farmasi. Asam organik digunakan sebagai bahan pengasaman, bahan aditif
antimikroba, pengembang rasa dalam bir dan wiski juga sebagai bahan pengawet. Sejumlah kecil
asam organik terdapat dalam tanaman sebagai senyawa antara dalam metabolisme.
Beberapa contoh asam organik yang ditemukan dalam makanan adalah asam malat,
asam laktat, asam fumarat, asam piroglutamat, asam oksalat, asam askorbat, asam
sitrat dan asam tartrat.
Basa
Organik
Basa
organik dicirikan dengan adanya atom dengan pasangan elektron bebas yang dapat
mengikat proton. Senyawa-senyawa yang mengandung atom nitrogen adalah salah
satu contoh basa organik, tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula
bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Perlu dicatat
bahwa senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa,
tergantung lingkungannya. Misalnya aseton dan metil alkohol dapat bertindak
sebagai asam ketika menyumbangkan proton, tetapi sebagai basa ketika atom oksigennya
menerima proton.
PERTANYAAN
2. Apakah hanya senyawa yang mengandung
nitrogen saja dapat tergolong sebagai
basa, jelaskan!
REFERENSI
Firdaus. 2013. Modul Pembelajaran Matakuliah Kimia Organik
Fisik II. Makassar : Universitas Hasanuddin Press.
Sitorus, L., J.
Pontoh dan V. Kamu. 2015. “ Analisis Beberapa Asam Organik dengan
Metode High Performance Liquid Chromatography(HPLC) Grace Smart Rp18
5µ”. Jurnal MIPA Unsrat Online. Vol
4(2):148-152.




Materi yang sangat menarik
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Hai kak, saya akan mencoba menjawab
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Isi kontn yang bermanfaat, utk jawaban dari permasalahannya:
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Isi kontennya sangat bermanfaat untuk jawaban dari permasalahannya:
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Terimakasih
Materi yang menarik
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Hallo ria. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan nyaa.
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
Halo ria, aku akan mencoba menjawab.
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Terima kasih Ria
BalasHapusSejauh yang saya ketahui
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
halo riaaa, menurut saya
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya
Hai ria
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Hai Ria
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Hai kak terima kasih atas materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Terima kasih atas materinya
BalasHapusMenurut saya:
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Makasih teng
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Malam kak ria..terima kasih buat materinya,jihan mau coba jawab ya
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Hai kak riaa, terimakasih atas ilmunya kak, saya akan mencoba jawab pertanyaan kk
BalasHapusMenurut saya jawabannya yaitu:
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Hai ria terimakasih atas materinya menurut saya jawaban nomor
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya
Terimakasih kak ria atas ilmu yang telah kakak bagi,baiklah saya akan mencoba jawab pertanyaan kakak
BalasHapusMenurut saya jawabannya yaitu:
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapushalo riaaa, menurut saya
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya
Makasih kak atas pembelajarannya. Aku akan coba jawab soal yang ada diatas
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Hai ria, jawaban untuk no 2:
BalasHapusSuatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Terimakasih semoga membantu.
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Materi yang menarik Ria
BalasHapusUntuk pertanyaan pertama, menurut saya pada reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Teri.akasih materinyaa..
BalasHapussaya akan menjawab pertanyaan kedua..
Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Mau coba jawab ya ria :) 1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Hai riaa
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Materi yang sangat menarik
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Haii Rayahhh
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Balas
Hai kutengg
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
terimakasih grace atas materinya
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Terimakasih, informasi yg sangat bermanfaat
BalasHapus1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
Materinya sangat bermanfaat
BalasHapus1.1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
1. Reaksi diatas dimana reaksi antara BF3 dengan dimetil eter dimana BF3 memiliki enam elektron pada kulit terluarnya, sehingga masih ada satu orbital kosong yang dapat menerima pasangan elektron dari senyawa donor elektron (dimetil eter). Menurut teori asam basa Lewis dapat disimpulkan bahwa BF3 bersifat asam karena menerima pasangan elektron sedangkan dimetil eter bersifat basa karena mendonorkan pasangan elektron.
BalasHapus2. Suatu senyawa dikatakan basa tidak hanya ketika mengandung nitrogen tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya.
MGM Resorts Casino - Mapyro
BalasHapusFind MGM Resorts Casino (Mapyro) location 충청남도 출장안마 in Maricopa, AZ 익산 출장안마 and 공주 출장마사지 1009 other localities. Find reviews and 서산 출장마사지 information for AAA/AARP members, 김천 출장샵 seniors,